Hasil survei LSM Setara Institute menunjukkan 40 persen masyarakat menganggap konflik suku dan agama bisa mengancam kesatuan negara Indonesia. Hasil survei dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI, ini dilakukan di 10 provinsi dengan 3000 responden. Wakil Ketua LSM Setara Institut Bonar Tigor Naipospos mengatakan, potensi ancaman itu dari maraknya pertikaian antar kelompok masyarakat berbasis etnis dan agama.
“Tingkat toleransi masyarakat Indonesia cukup tinggi, terbukti dari isu Ahmadiyah. Namun mereka mengakui bahwa toleransi dan keberagaman sedang terancam,” ujarnya di Jakarta, Minggu (14/8).
Bonar menambahkan, hasil survei ini menunjukkan 66 tahun merdeka, Indonesia belum bisa lepas dari persoalan sosial dan toleransi. Kata dia, persoalan kesejahteraan rakyat dan kehidupan beragama adalah persoalan utama yang harus segera ditemukan penyelesaiannya. Survei dilakukan pada 10 sampai 25 Juli lalu. Rencananya hasil survey ini akan dipublikasikan besok.


September 18th, 2011
admin
Posted in 



